Senin, 23 Maret 2015

Kata Orang-Orang

Kata orang-orang saya manis, saya cakep, saya ganteng, saya jelek, saya buruk... saya ini... saya itu.. saya.... saya.... saya.... kata mereka....

Kata saya, saya hanya manusia biasa. Tidak ada spion untuk memantau wajah saya. Saya sama seperti pria lainnya atau bahkan manusia lainnya. Saya berkekurangan, saya berkelebihan. Saya hanya pria kecil di semesta ini yang mencoba jalani hidup dengan sama tertatihnya dengan yang lain.

Ada kalanya saya pun dilecehkan karena saya bukan tipe seseorang. 
Tapi ya saya paham, saya pun juga lakukan hal yang sama kok ke orang-orang. Apa yang saya pahami? Saya paham bahwa saya sedang bercumbu dengan keinginan saya sendiri dan ketika apa yang saya inginkan nyatanya tidak sesuai ya tidak apa-apa. Saya tidak harus kan lalu menghukum diri saya dengan berpikir bahwa saya jelek?.

Saya ini cuma satu. Ganteng, manis, mulus, putih, jelek, buruk apalah, selamanya saya akan seperti ini dan akan begini saja. Saya gak akan pergi ke Thailand atau Korea atau suntik ini itu atau sayat ini itu demi mengubah bentuk saya. Anda bisa membuat orang seperti saya? Tidak kan? 

Dan kamu, yang tidak menyukai saya, mari saya jelaskan satu hal, hanya karena kamu merasa bahwa kamu segalanya, belum tentu saya tergila-gila dan menyukai kamu dengan apa yang kamu punya. Jadi jangan gede kepala. Tentu saya bisa juga sebenarnya berpikir bahwa kamu cuma mainan, atau bahkan hanya rantai terendah dari kehidupan. Seperti halnya kamu pun berpikir tentang saya.

Bisa kita jalani hidup ini dengan menghargai? Jika bisa, berhentilah menganggap manusia lain barang pabrikan.

Trey & Cinta

Kamu sudah tiada...
Tapi cinta ini masih hidup. Berdenyut bahkan menjadi alasan mengapa aku melakukan hal yang aku lakukan untuk orang lain. Aku merayakan mu dari waktu ke waktu.

Cinta kita, tidak lama. 6 bulan saja ketika akhirnya kamu memutuskan pergi selamanya.
Aku yang kamu tinggalkan tidak bisa berbuat apa-apa karena kita begitu jauh.

Tadinya kupikir, pasti lah salahku, karena kita begitu jauh. 16.187 km dan penghubung kita hanya rasa dan monitor komputer. Tidak pernah kamu bercerita tentang segala hal yang membuatmu gundah. Kita selalu bersenang-senang hingga akhirnya kamu pergi.

Lama aku berpikir dan mencari, apa yang membuatmu gundah, hingga akhirnya aku paham. Tapi aku memilih untuk bertahan.

Cinta ini masih ada, tumbuh sendiri seperti rumput liar, dan karenanyalah aku hidup....